THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Jumat, 16 Oktober 2009

Harmonisasi Akuntansi Inernasioal


Semakin majunya perkembangan perusahaan dan pasar modal sekarang ini memaksa berkembangnya dunia akuntansi. Dengan adanya banyak perbedaan akuntansi di setiap negara meyebabakan sulitnya penyusunan laporan keuangan bagi perusahaan bertaraf interasional yang mempunyai perusahaan anak diberbagai negara, maka oleh sebab itu diperlukan harmonisasi akuntansi international untuk penyelarasan akuntansi secara umum yang bertujuan untuk :
  1. perusahaan induk bisa membaca laporan keuangan tersebut untuk mengambil keputusan yang lebih baik.
  2. Dengan adanya harmonisasi pasar modal dapat berlaku secara global.
  3. Dengan adanya harmonisasi investor dapat membuat keputusan yang lebih baik.
Dengan adanya permasalahan ini maka para pakar akuntansi sudah memikirkanya untuk mengatasi dengan membentuk International Accouting Standard Board (IASC) yang berdiri di London ,Inggris pada Juni 1973. Beberapa bulan kemudian IASC membentuk International Accounting Standart (IAS). Pada tanggal 1 April 2001 IAS berganti nama menjadi International Accounting Standards Board (IASB) yang berfungsi bertanggungjawab dalam pembuatan peraturan penyusunan laporan keuangan agar kebijakan akuntansi menghasilkan informasi yang dapat diandalkan dan dapat dipercaya.kemudian IASB membuat suatu standar baru yang didalamnya mengadopsi semua peraturan yang ada didalam IAS dan IASC yang disebut dengan International Financial Reporting Standartds(IFRS).Pada awalnya hanya beberapa negara yang mengadopsi IFRS seperti Australia, Canada, European Union , Russia, Hongkong, Singapore, United States, India, Japan tetapi pada tanggal 27 agustus 2008 sudah ada 113 negara yang sudah mengadopsinya.

0 komentar: