THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Rabu, 21 Oktober 2009

Asal Mulanya Dana Taktis dalam pemerintahan

Dana takstis dulunya berasal dari pemerintahan belanda yang berfungsi untuk membayar akuntan yang akan mengaudit laporan keuangan.jadi dana taktis ini dulu sebenarnya digunakan untuk mempersiapkan membayar segala hal agar praktek korupsi pegawai pemerintahan belanda tidak terbongkar/terungkap.Di Indonesia juga masih ada pengalokasian untuk dana tersebut sehinnga tidak jelas asal larinya dana tersebut,jd pemerintahan indonesia masih sangat terpengaruh oleh pemerintahan belanda terdahulu yang menyebabkan indoseia tidak akan bisa maju.

pasal 33 didalam undang-undang dasar 45 harus diamandemen

Dengan banyaknya aset negara yang sudah diswatanisasi tidak mencerminkan adanya pasal 33 .perusahaan negara yang menyakut hajat hidup orang banyak sudah ada yang dikuasai sahamnya oleh beberapa pihak asing ,ini yang menyebabkan kurang sesuainya pasal 33 yang ada sekarang ini jadi harus dirubah sesuai dengan keadaan yang sekarang.

Negara Indonesia tidak mempunyai laporan keuangan

seperti halnya negara-negara maju yang mempunyai laporan keuangan negara sedangkan Indonesia tidak mempunyai laporan keuangan ,hanya mempunyai anggaran pendapatan belanja negara yang menyebabkan tidak ada aset-aset negara yang terlihat seperti didalam neraca. Di indonesia hanya terdapat laporan keuangan departemen yang menyebabkan hanya departemen yang mempunyai aset sehingga negara tidak mengetahui aset-aset nya jika laporan keuangan departemen tidak disatukan menjadi laporan keuangan negara.oleh sebab itu banyak aset negara yang hilang entah kemana atau sudah berganti nama menjadi milik pribadi,dengan tidak adanya laporan keuangan sehingga akuntan tidak bisa untuk memeriksanya.

Penyalahgunaan soal pembayaran akuntan

Dengan adanya pembayaran akuntan sebelum kerja menyebabkan kurangnya indepeden keputusan yang akan diambil karena auditor takut tidak dibayar jika terdapat kesalahan dalam pengauditan laporan keuangan.takuktnya pihak perusahaan akan menolak hasil yang akan diberikan audit sehingga dia tidak akan membayar akuntan tersebut.ada juga pembagian pembayaran seperti akuntan hanya mendapat 60% dari keseluruhan pembayaran yang disepakati karena ada pihak lain yang meminta bagian akunatan tersebut karena memberikan akuntan tersebut tender untuk mengaudit.jadi yang lebih baik yaitu akuntan menyelesaikan tugasnya terlebih dahulu secara tuntas baru menerima bayaran secara full.

Jumat, 16 Oktober 2009

Tidak Diperbolehkannya Metode LIFO Dalam Metode Persediaan

Dalam IFRS melarang penggunaan metode LIFO dalam perhitungan persediaan didalam penyusunan laporan keuangan karena menyebabkan harga pokok penjualan meningkat yang menyebabkan laba perusahaan menjadi kecil,dengan itu perusahaan membayar pajak menjadi kecil.metode ini dilarang karena barang yang keluar terakhir dijual pertama menyebabkan barang yang pertama keluar dengan harga pokok penjualan lebih kecil dijual dengan harga yang sama.

Kurang Sempurnanya PSAP Dimata Para Mahasiswa

Coba anda perhatikan isi tulisan didalam PSAP banyak kekurangannya diantaranya banyak istilah - istiah yang susah dimengerti oleh pembaca,yang menyebabkan sulitnya untuk memahami isi PSAP khususnya bagi para mahasiswa jurusan akuntansi.menurut dosen saya penyebabnya adalah kurang sempurnanya penerjemah dalam menerjemahkan Generally Accepted Accunting Prinsiples(GAAP) milik amerika serikat akan tetapi sampai saat ini belum ada perbaikan yang lebih sempurna(revisi) didalam PSAP tersebut.

Rencana Penerapan IFRS di Indonesia

Beberapa tahun kedepan Indonesia akan menghadapi situasi persaingan globalisasi maka memaksa indonesia harus mengikuti perkembangan akuntansi dengan itu indonesia akan berencana akan menerapkan IFRS pada tanggal 1 januari 2012 yang menggantikan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan(PSAK).Dengan adanya penerapan ini diharapkan Akuntan indonesia dapat bersaing dengan negara lain.Pergantian PSAK merupakan titik awal cerah bagi perkembangan akuntansi diindonesia, khususnya bagi para akuntan karena mereka akan dipaksa meningkatkan kualiatas kinerja mereka dalam mengaudit laporan keuangan.

Harmonisasi Akuntansi Inernasioal


Semakin majunya perkembangan perusahaan dan pasar modal sekarang ini memaksa berkembangnya dunia akuntansi. Dengan adanya banyak perbedaan akuntansi di setiap negara meyebabakan sulitnya penyusunan laporan keuangan bagi perusahaan bertaraf interasional yang mempunyai perusahaan anak diberbagai negara, maka oleh sebab itu diperlukan harmonisasi akuntansi international untuk penyelarasan akuntansi secara umum yang bertujuan untuk :
  1. perusahaan induk bisa membaca laporan keuangan tersebut untuk mengambil keputusan yang lebih baik.
  2. Dengan adanya harmonisasi pasar modal dapat berlaku secara global.
  3. Dengan adanya harmonisasi investor dapat membuat keputusan yang lebih baik.
Dengan adanya permasalahan ini maka para pakar akuntansi sudah memikirkanya untuk mengatasi dengan membentuk International Accouting Standard Board (IASC) yang berdiri di London ,Inggris pada Juni 1973. Beberapa bulan kemudian IASC membentuk International Accounting Standart (IAS). Pada tanggal 1 April 2001 IAS berganti nama menjadi International Accounting Standards Board (IASB) yang berfungsi bertanggungjawab dalam pembuatan peraturan penyusunan laporan keuangan agar kebijakan akuntansi menghasilkan informasi yang dapat diandalkan dan dapat dipercaya.kemudian IASB membuat suatu standar baru yang didalamnya mengadopsi semua peraturan yang ada didalam IAS dan IASC yang disebut dengan International Financial Reporting Standartds(IFRS).Pada awalnya hanya beberapa negara yang mengadopsi IFRS seperti Australia, Canada, European Union , Russia, Hongkong, Singapore, United States, India, Japan tetapi pada tanggal 27 agustus 2008 sudah ada 113 negara yang sudah mengadopsinya.