THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Jumat, 03 September 2010

Product Life Cycle Costing

Daur hidup produk (product life cycle) adalah waktu suatu produk mampu memenuhi kebutuhan konsumen sejak lahir sampai diputuskan dihentikan pemasarannya. Biaya daur adalah biaya yang bersangkutan dengan produk selama daur hidupnya, yang meliputi : biaya pengembangan (perencanaan, desaian, pengujian), biaya produksi (aktivitas pengubahan bahan baku menjadi produk jadi), dan biaya dukungan logistik (iklan, distribusi, jaminan dan sebagainya).

Product – life cycle costing adalah sistem akuntansi biaya yang menyediakan informasi biaya produk bagi manajemen untuk memungkinkan manajemen memantau biaya produksi selama daur hidupnya.



ACTIVITY-BASED COST SYSTEM

Yakni merupakan system yang dirancang atas dasar landasan pikiran bahwa produk memerlukan aktivitas dan aktivitas mengkonsumsi sumber daya
Full Accounting Information
(Informasi Akuntansi Penuh)


Definisi Informasi Akuntansi Penuh : adalah seluruh aktiva, seluruh pendapatan yang diperoleh dan/selurh sumber yang dikorbankan suatu objek informasi

Dari definisi tersebut dapat ditarik kesimpulan, sbb ;

1) Unsur yang membentuk informasi akuntansi penuh adalah total aktiva, total pendapatan, dan /total biaya.
 Full assets : jika informasi akuntansi penuh berupa aktiva
 Full costs : jika informasi akuntansi penuh berupa biaya
 Full revenues : jika informasi akuntansi penuh berupa pendapatan.

2) Informasi akuntansi penuh selalu bersangkutan dengan objek informasi.

Informasi akuntansi penuh merupakan informasi akuntansi langsung yang terjadi dalam objek informasi tertentu ditambah dengan bagian yang adil informasi akuntansi tidak langsung yang dibebankan kepada objek informasi.

Perbedaan dengan Full Cost & Full Costing

Full accounting information terdiri dari : full assets, full costs, dan full revenues.

Full cost merupakan unsur full accounting information, yang juga merupakan total biaya yang berhubungan dengan objek informasi.

Jika objek informsi berupa produk, full cost merupakan total biaya yang bersangkutan dengan produk tersebut.

Perhitungan full cost suatu produk dipengaruhi oleh metode penentuan harga pokok produksi, yang digunakan yakni : Full Costing, Variable Costing, Activity Based Costing

 Full Costing : yakni merupakan salah satu metode penentuan harga pokok produksi yang membebankan seluruh biaya produksi sebagai harga pokok produk baik biaya produksi yang berperilaku variable maupun tetap.

 Variable Costing : yakni metode penentuan harga pokok produksi yang memasukkan semua unsur biaya produksi yang hanya bersifat variable saja.

 Activity Based Costing : yakni merupakan penentuan harga pokok produk yang ditujukan untuk menyajikan informasi harga pokok produk secara cermat dengan mengukur secara cermat konsumsi sumber daya dalam setiap aktivitas yang digunakan untuk menghasilkan produk.

Rabu, 21 Oktober 2009

Asal Mulanya Dana Taktis dalam pemerintahan

Dana takstis dulunya berasal dari pemerintahan belanda yang berfungsi untuk membayar akuntan yang akan mengaudit laporan keuangan.jadi dana taktis ini dulu sebenarnya digunakan untuk mempersiapkan membayar segala hal agar praktek korupsi pegawai pemerintahan belanda tidak terbongkar/terungkap.Di Indonesia juga masih ada pengalokasian untuk dana tersebut sehinnga tidak jelas asal larinya dana tersebut,jd pemerintahan indonesia masih sangat terpengaruh oleh pemerintahan belanda terdahulu yang menyebabkan indoseia tidak akan bisa maju.

pasal 33 didalam undang-undang dasar 45 harus diamandemen

Dengan banyaknya aset negara yang sudah diswatanisasi tidak mencerminkan adanya pasal 33 .perusahaan negara yang menyakut hajat hidup orang banyak sudah ada yang dikuasai sahamnya oleh beberapa pihak asing ,ini yang menyebabkan kurang sesuainya pasal 33 yang ada sekarang ini jadi harus dirubah sesuai dengan keadaan yang sekarang.

Negara Indonesia tidak mempunyai laporan keuangan

seperti halnya negara-negara maju yang mempunyai laporan keuangan negara sedangkan Indonesia tidak mempunyai laporan keuangan ,hanya mempunyai anggaran pendapatan belanja negara yang menyebabkan tidak ada aset-aset negara yang terlihat seperti didalam neraca. Di indonesia hanya terdapat laporan keuangan departemen yang menyebabkan hanya departemen yang mempunyai aset sehingga negara tidak mengetahui aset-aset nya jika laporan keuangan departemen tidak disatukan menjadi laporan keuangan negara.oleh sebab itu banyak aset negara yang hilang entah kemana atau sudah berganti nama menjadi milik pribadi,dengan tidak adanya laporan keuangan sehingga akuntan tidak bisa untuk memeriksanya.

Penyalahgunaan soal pembayaran akuntan

Dengan adanya pembayaran akuntan sebelum kerja menyebabkan kurangnya indepeden keputusan yang akan diambil karena auditor takut tidak dibayar jika terdapat kesalahan dalam pengauditan laporan keuangan.takuktnya pihak perusahaan akan menolak hasil yang akan diberikan audit sehingga dia tidak akan membayar akuntan tersebut.ada juga pembagian pembayaran seperti akuntan hanya mendapat 60% dari keseluruhan pembayaran yang disepakati karena ada pihak lain yang meminta bagian akunatan tersebut karena memberikan akuntan tersebut tender untuk mengaudit.jadi yang lebih baik yaitu akuntan menyelesaikan tugasnya terlebih dahulu secara tuntas baru menerima bayaran secara full.

Jumat, 16 Oktober 2009

Tidak Diperbolehkannya Metode LIFO Dalam Metode Persediaan

Dalam IFRS melarang penggunaan metode LIFO dalam perhitungan persediaan didalam penyusunan laporan keuangan karena menyebabkan harga pokok penjualan meningkat yang menyebabkan laba perusahaan menjadi kecil,dengan itu perusahaan membayar pajak menjadi kecil.metode ini dilarang karena barang yang keluar terakhir dijual pertama menyebabkan barang yang pertama keluar dengan harga pokok penjualan lebih kecil dijual dengan harga yang sama.

Kurang Sempurnanya PSAP Dimata Para Mahasiswa

Coba anda perhatikan isi tulisan didalam PSAP banyak kekurangannya diantaranya banyak istilah - istiah yang susah dimengerti oleh pembaca,yang menyebabkan sulitnya untuk memahami isi PSAP khususnya bagi para mahasiswa jurusan akuntansi.menurut dosen saya penyebabnya adalah kurang sempurnanya penerjemah dalam menerjemahkan Generally Accepted Accunting Prinsiples(GAAP) milik amerika serikat akan tetapi sampai saat ini belum ada perbaikan yang lebih sempurna(revisi) didalam PSAP tersebut.